Menjadi blogger tidak perlu keterampilan yang aneh-aneh. Kamu hanya butuh modal suka nulis, dan paham bagaimana menggunakan fasilitas internet.
Menjadi blogger berarti kamu sudah siap bahwa segala pemikiran dan ide-idemu akan dibaca banyak orang dan mungkin akan mendapat berbagai tanggapan yang beranek ragam dari pembaca blogmu.
Anyway, akan lebih baik kalau kamu sudah punya tujuan yang jelas saat memutuskan untuk ngeblogging. Misalnya aja, buat jualan, buat promosi, buat personal branding, buat ngasah keterampilan nulis kamu, buat cari penghasilan dari blog, dan lain-lain. Kalaupun misalnya just for fun juga enggak masalah. Toh itu kan hak privasimu.
Termasuk saya, saya ngeblog awalnya karena ikut-ikutan tren kekinian. Pengen tahu gimana rasanya punya tulisan yang dibaca orang lain. Tapi memang kemudian perkembangan blog saya enggak begitu membanggakan, karena enggak ada tujuan yang jelas dan motivasi spesifik yang bisa dijadiin trigger buat semangat saya ngeblogging. Bahkan berkali-kali bikin - hapus - bikin - hapus dan bikin lagi.
Anehnya, saya juga enggak bosen-bosen untuk nyobain terus bikin blog dan belajar sana sini gimana caranya saya bisa sukses jadi blogger.
Setelah sekian purnama dan sekian masa, saya mulai mengenali batasan-batasan yang ada di diri saya kenapa selalu gagal jadi blogger sukses. Coba deh simak beberapa :
1. Suka Menunda (Procrastinator)
Ternyata saya termasuk golongan procrastinator parah, dan ini saya sendiri yang menyebut diri saya begini. Saya selalu membiarkan diri hanyut pada hal-hal yanng membuat diri saya senang dulu, baru niatnya balik mau serius dan fokus. Tapi pola ini ternyata salah besar. Karena kalo sudah keasyikkan saya jadi malas bahkan lupa untuk mengerjakan hal-hal penting yang seharusnya saya kerjakan terlebih dahulu. Kalau sudah begini, biasanya saya mencari alasan untuk pembenaran dari apa yang sudah saya lakukan itu. Padahal itu yang bikin saya gagal berkali-kali.
2. Merasa Lebih Baik dari Orang Lain
Heemm... ini sering banget terjadi. Hanya karena saya pernah bikin blog berkali-kali lalu saya menganggap diri saya sudah tahu segalanya. Padahal bikin blog enggak pernah ada hasilnya. Dan parahnya, menganggap diri ini lebih tahu dan lebih baik dari orang lain.
3. Dreamer
Saya ini pemimpi. Senangnya bikin mimpi yang sudah jauh kemana-mana, tapi actionnya enggak ada dan enggak maju-maju. Baru bikin tulisan sedikit di blog sudah berharap dapat banyak viewer dan reader di blog saya. Baru utak-atik tema template aja, udah bermimpi bakal jadi blog yang paling bagus dan menarik.
4. Suka Bikin Target yang Ketinggian
Target itu emang penting, Alfonso.
Tapi yang saya lakukan adalah membuat target yang terlalu tinggi dan muluk-muluk. Akibatnya saya cepat banget bosan, dan gagal terus menerus karena enggak bisa menuhin target sendiri. Enggak realilstis. Kegagalan-kegagalan kecil yang terus menerus, menumpuk, justru semakin membuat saya terpuruk dan enggak semangat. Menciptakan vibrasi yang buruk dan Law attraction yang negatif.
Jadi, dengan segala kerendahan hati, tolong dipikirkan kembali ketika kamu mau jadi blogger. Karena ada konsekuensi-konsekuensi seperti yang saya alami ini. Kalau kamu yakin, dan penasaran pengen tetap jadi blogger, coba saja bikin kebalikan dari kegagalan-kegagalan yang sudah pernah saya buat. Tapi saya enggak jamin apa-apa loh ya. Semua keputusan ada di kamu.
Saya tetap berharap semua yang terbaik buat teman-teman :)
Dan semoga juga itu bisa menarik saya untuk jadi lebih positif lagi.
luv u
Komentar
Posting Komentar